Buka WhatsApp dengan VPN, Ini Dampak Negatif dari VPN

Teknologiku - Kemarin, beberapa aplikasi Sosial Media dibatasi penggunaannya oleh Pemerintah Indonesia melalui Menteri Komunikasi dan Informatika. Sosial Media yang dibatasi oleh Pemerintah Indonesia antara lain WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Namun, kebijakannya yang dilakukan Pemerintah Indonesia dinilai kurang efektif karena masih ada cara lain yang bisa digunakan jika media sosial tersebut di blokir atau dibatasi sehingga pengguna sosial media dapat kembali membuka aplikasi yang terbuka tersebut. Cara yang digunakan adalah dengan cara menggunakan Virtual Private Network (VPN) sebagai salah satu alternatif untuk membuka situs yang sudah diblokir oleh Pemerintah Indonesia. Pada umumnya Virtual Private Network (VPN) berfungsi sebagai aplikasi pihak ketiga untuk membuat koneksi internet aman dan semua data yang kita kirim (upload) dan terima (download) telah dilindungi oleh enkripsi server VPN dan semua akses web yang kita lakukan melalui browser akan melewati server VPN terlebih dahulu sehinggan IP Device kita tidak diketahui karena ketika menggunakan VPN maka otomatis DNS dan IP kita akan menggunakan server dari VPN tersebut. Hal ini juga memberikan pengguna proxy yang unik dan kebebasan untuk menjelajahi internet. 


Sistem enkripsi itu juga membuat pengguna VPN terlindungi dan aman dari gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab saat membuka blokir yang dilakukan oleh Pemerintah. Tapi layanan ini tidaklah gratis jika ingin lancar dalam penggunaannya, tetapi ada beberapa aplikasi VPN yang menawarkan layanan secara gratis. Jika kalian ingin mengunduh VPN, untuk pengguna android kalian bisa mendownload aplikasinya melalui Play Store. Namun, ada kabar yang beredar melalui WhatsApp bahwa jika sedang menggunakan VPN untuk tidak melakukan aktivitas transaksi perbankan melalui smartphone. Disarankan untuk mematikan VPN terlebih dahulu jika ingin melakukan aktivitas memasukkan password dan lain sebagainya.

Pesan tersebut menghimbau bagi pengguna VPN untuk selalu berhati-hati apalagi jika menggunakan VPN yang gratisan. Karena ketika menggunakan VPN gratisan ketika sudah tersambung maka hal itu juga pengguna sudah menyerahkan segala credential pengguna melalui tunnel VPN tersebut. Karena pada smartphone yang digunakan terkadang banyja digunakan background service yang berjalan seperti mengirim autentikasi user pass dan hal ini juga membuat pengguna kecolongan. Hal ini terkadang membuat data pengguna VPN tersedot selain kebanjiran iklan meski data yang tersedot belum dipastikan adalah password.

Semoga bermanfaat.

2 Comments