Bisakah BPR bersaing dengan Fintech?

Teknologiku - Setelah sebelumnya membahas tentang Fintech yang akan menjegal Bisnis BPR, kali ini kita kembali akan membahas tentang Bisakah BPR bersaing dengan Fintech? Menurut kalian apakah bisa? Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam waktu dekat ini akan mengeluarkan Peraturan (POJK) terkait penggabungan, peleburan dan pengambilalihan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Dengan aturan ini, BPR mesti memenuhi modal inti minum dengan sejumlah cara seperti akuisisi, merger, dan lain-lain.

Di sisi lain, layanan financial technology (fintech) juga tengah berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Pertanyannya, mampukah nantinya BPR bersaing dengan layanan digital fintech ini?


Direktur Penelitian dan Pengaturan BPR OJK Ayahandayani menerangkan, dengan memenuhi modal inti diharapkan BPR bisa mengembangkan layanannya. 

"Kalau mereka sendiri-sendiri, mereka wajib memenuhi minimal Teknologi Informasi (TI), tentunya mahal. Kalau bergabung merger kita harapkan lebih efisien. Tidak lagi sendiri-sendiri," kata dia dalam Media Gathering di Bandung.

Selanjutnya, dia juga menuturkan, suku bunga pinjaman fintech relatif lebih tinggi dari BPR. Dia berharap, dengan adanya modal yang cukup nantinya BPR mampu melakukan peningkatan atau perbaikan dari sisi layanan yang ada, sehingga mampu bersaing dengan fintech.

"Dengan fintech, tentunya persaingan juga buat BPR, tapi kan fintech suku bunga tinggi, lebih tinggi dari BPR. Kita inginnya bersaing pelayanan lebih baik, cepat juga memenuhi standar TI (teknologi informasi), memiliki delivery channel yang baik, bisa menjangkau nasabahnya dengan TI," ungkapnya.

Dia menambahkan, bunga pinjaman fintech sendiri mencapai 2-3% per bulan. Angka ini, kata dia, masih lebih tinggi dibanding bunga yang ada pada BPR.

"Saya hanya memperhatikan aja ya di dalam aplikasinya sekitar 2-3% per bulan. BPR sebenarnya sedikit di bawah. BPR mengacunya bisa dilihat suku bunga LPS. LPS BPR kan 9,5% kalau bank umum 7%. Jadi BPR bisa menghimpun dana 9,5%, dengan spread 9-10% sebetulnya BPR menyalurkan kredit ke masyarakat maksimum 20% per tahun," tutupnya.

Semoga bermanfaat.

Comments